KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : Desember 2004

Guru Hentikan Belajar-Mengajar, Mahasiswa Unikarta Protes

Mahasiswa dari Fakultas Teknik Unikarta membentangkan spanduk keprihatinan  atas sikap guru yang terlibat dalam aksi unjukrasa sehingga kegiatan belajar-mengajar menjadi lumpuh
Photo: Yanda

Dibawah hujan gerimis, para mahasiswa Unikarta bergerak menuju kantor Dinas Pendidkan Kukar unuk bernjukrasa
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com 29/12/04 23:50 WITA
Keterlibatan guru dalam aksi unjukrasa yang berdampak dengan diliburkannya kegiatan belajar-mengajar di seluruh Kutai Kartanegara (Kukar) mengundang keprihatinan dari para mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong. Apalagi dalam aksi unjukrasa yang melibatkan guru se-Kukar tersebut telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dari pihak guru akibat kecelakaan dalam perjalanan menuju Tenggarong.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab terhadap keberadaan guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Selasa (28/12) lalu didatangi para mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong.

Dalam aksi damainya, para mahasiswa memprotes kebijakan Dinas Pendidikan Kukar yang membiarkan guru mengikuti aksi unjukrasa yang berkaitan dengan polemik kepemimpinan di Kukar.

Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan BEM Fakultas Teknik Geologi (Fatekgeo) Unikarta tersebut melakukan orasi dihadapan kantor Dinas Pendidikan Kukar yang disaksikan Wakil Kepala Diknas Kukar Drs Bahrul MM dan staf lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Drs HM Idrus SY MM tidak tampak pada saat aksi damai mahasiswa Unikarta, dikabarkan bahwa Idrus saat itu sedang tugas ke luar daerah.


Nofa Fransiska dan Rojiin ketika menyerahkan karangan bunga dukacita kepada Wakil Kepala Dinas Pendidikan Kukar Drs Bahrul MM
Photo: Yanda

Dikatakan Presiden BEM FISIP Unikarta Nofa Fransiska, keterlibatan guru dalam aksi unjukrasa telah mencoreng dunia pendidikan di Kukar. Menurutnya, partisipasi guru dalam aksi demo itu tidak pada tempatnya yaitu mereka adalah PNS yang bersikap netral juga mengorbankan hak anak didik untuk memperoleh pendidikan.

Dalam aksinya tersebut, mahasiswa menuntut kepada pihak terkait khususnya Dinas Pendidikan Kukar untuk menindak tegas guru yang telah mengabaikan kewajiban utamanya di sekolah sebagai tenaga pengajar yang mengutamakan anak didiknya. Kedua, mengusut tuntas upaya-upaya intimidasi, pemaksaan dan ancaman terhadap para guru yang tidak mau terlibat dalam aktivitas unjuk rasa polemik kepemimpian di Kukar. 

Menjawab tuntutan mahasiswa Unikarta, Wakil Kepala Diknas Kukar Drs Bahrul MM mengatakan, keterlibatan sebagian guru di Kukar melakukan aksi unjuk rasa akhir-akhir ini di Tenggarong adalah hak para guru untuk menyalurkan aspirasinya. "Kami tidak pada posisi untuk membatasi hak suara guru untuk menyalurkan aspirasinya," ujar Bahrul.

Menyinggung tentang aksi mahasiswa, Bahrul mengatakan bahwa apa yang dilakukan para guru adalah identik seperti yang dilakukan para mahasiswa saat ini.

Usai melakukan orasi, Presiden BEM FISIP Unikarta Nofa Fransiska didampingi Presiden BEM Fatekgeo Rojiin menyerahkan karangan bunga tanda berdukacita kepada Wakil Kepala Diknas Kukar Bahrul. (joe/nop)


Suasana unjukrasa mahasiswa Unikarta di depan Kantor Dinas Pendidkan Kukar Selasa (28/12) pagi
Photo: Yanda

Berita Terkait:
Hendak Demo di Tenggarong, Tiga Guru Alami Kecelakaan (23/12/04)

Forum Solidaritas Guru Kukar Turut Berunjukrasa, Serukan Mogok Belajar-Mengajar
(16/12/04)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.