KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : Nopember 2004

DPRD Kukar Dengar Pendapat Dengan Mahasiswa

Suasana dengar pendapat antara DPRD Kukar dengan mahasiswa Unikarrta di Tenggarong, Kamis (25/11) kemarin
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com 26/11/04 11:30 WITA
Jika pihak legislatif memanggil pejabat-pejabat eksekutif untuk melakukan hearing atau dengar pendapat tentunya merupakan hal yang lumrah, namun jika mahasiswa yang 'memanggil' pihak legislatif untuk dengar pendapat lain lagi ceritanya.

Seperti yang terjadi di Kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Kamis (25/11) kemarin, mahasiswa dari Kampus Ungu tersebut mengundang DPRD Kukar untuk melakukan hearing dengan tema Mempertegas Fungsi Legislatif Sebagai Kontrol Sosial di Kutai Kartanegara.

Acara yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Unikarta ini dihadiri Ketua DPRD Kukar H Bahtiar Effendi, Wakil Ketua DPRD HM Yusuf AS, para pimpinan dan anggota dari Komisi I, II, III dan IV DPRD Kukar, Pembantu Rektor III Drs H Awang Asmir Ridwan dan Dekan-Dekan Fakultas yang ada di Unikarta, elemen mahasiswa, organisasi intra dan ekstra kampus serta masyarakat.

Menurut Presiden BEM FISIP Unikarta, Nofa Fransiska, kegiatan ini sengaja digelar untuk dapat mendengarkan secara langsung bagaimana kinerja anggota DPRD dalam mengatasi persoalan-persoalan yang sedang terjadi karena perannya yang strategis bersama-sama pihak eksekutif dalam merumuskan setiap kebijakan yang dilemparkan kepada publik.

Menurutnya, semestinya anggota dewan bersama masyarakat intelektual (mahasiswa) duduk bersama untuk menyikapi kondisi yang berkembang di dalam masyarakat maupun pelaksanaan pemerintahan di daerah. Sebagai lembaga pengawas, lanjut Nofa, dalam kinerjanya DPRD perlu diawasi namun bukan berarti bertujuan untuk menjustifikasi para anggota Dewan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi menyebutkan banyak hal yang telah dilakukan dewan. Hal ini berkaitan dengan tugas dan wewenang, fungsi serta kewajibannya yang antara lain adalah bersama-sama eksekutif merevisi APBD 2004 guna mengakomodir beberapa kebutuhan daerah dalam skala prioritas.

Ditambahkannya, dalam membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pihak legislatif dan eksekutif telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda). "Payung hukum yang jelas ini diharapkan dan dimaksudkan agar investor yang akan menanamkan modalnya di Kukar tidak mengalami kendala-kendala," ujar H Bachtiar Effendi.

Sementara para ketua Komisi pada kesempatan tersebut juga menanggapi pertanyaan-pertanyaan mahasiswa serta menjelaskan kedudukan komisi dan tugas-tugasnya. Mahasiswa Unikarta sendiri pada saat hearing banyak menyoroti permasalahan yang dihadapi seperti masalah pendidikan dengan alokasi dana yang menurut mereka tidak mencapai 20% serta dugaan adanya anggota dewan yang rangkap jabatan.

Menanggapi pertanyaan dan kritikan mahasiswa mengenai adanya anggota dewan yang saat ini rangkap jabatan, Ketua DPRD H Bachtiar Effendi maupun anggota Dewan lainnya meminta agar dapat dibuktikan dengan bukti yang otentik. (win/nop)


Salah seorang mahasiswa (kanan) ketika mengajukan pertanyaaan kepada anggota DPRD Kukar
Photo: Yanda

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.