KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : September 2004

Helminizarmi Jabat Ketua Pengadilan Agama Tenggarong

Ketua PA Tenggarong yang lama Drs H Masyhar Nawawi SH (kiri) menyerahkan palu sidang dan memori kerja kepada Ketua PA baru H Helminizarmi SH (kanan)

Photo: Joe

KutaiKartanegara.com 25/09/04 11:34 WITA
Serah terima jabatan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas II Tenggarong antara pejabat lama Drs H Masyhar Nawawi SH dengan pejabat baru H Helminizarmi SH dilaksanakan Jumat (24/09) kemarin di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, dengan disaksikan Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda Drs H Mahlan Umar SH MH, Bupati Kukar Drs H Syaukani HR MM, para pejabat Muspikab serta pejabat teras Pemkab Kukar lainnya.

Serah terima jabatan (sertijab) Ketua PA Tenggarong yang berlangsung tertib dan khidmat ini ditandai pula dengan penandatanganan berita acara sertijab, pemasangan tanda jabatan berupa kalung sidang serta penyerahan palu sidang dari ketua lama Drs H Masyhar Nawawi SH kepada Ketua baru H Helminizarmi SH.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PA Tenggarong yang baru H Helminizarmi SH melantik Drs H Pandi SH sebagai Wakil Ketua PA Tenggarong. H Helminizarmi SH sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Tenggarong, sedang pejabat lama Drs H Masyhar Nawawi SH dipromosikan untuk menjabat Ketua PA Kota Samarinda.


Ketua PA Tenggarong Helminizarmi SH saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Wakil Ketua PA Tenggarong Drs H Pandi SH
Photo: Joe

Ketua PTA Samarinda Drs H Mahlan Umar SH MH dalam sambutannya mengatakan, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan PA dinilainya lumrah dan musti dilakukan dalam rangka memperluas wawasan, menciptakan kesegaran organisasi dan menghilangkan kebosanan pejabatnya.

Dikatakannya, peradilan agama di Indonesia hadir sejak tahun 1882 dan saat ini telah berusia 122 tahun. "Alhamdulillah sejak kemerdekaan RI, peradilan agama mengalami perbaikan melalui beberapa perundangan yang terakhir yaitu UU No 4/2004 tentang Penyatuan 4 lingkungan/pilar peradilan masing-masing Peradilan Militer, Umum, Agama dan Tata Usaha Negara dibawah satu komanado yaitu Mahkamah Agung," kata H Mahlan Umar.

Kendati peradilan agama sudah diakui namun sarana dan prasarana yang dimiliki masih belum memadai atau jauh tertinggal dari 3 pilar peradilan lainnya. Untuk itu, lanjut H Mahlan Umar, diharapkan pejabat dan jajaran di lingkungan PA jangan berkecil hati dengan masalah ini namun lebih meningkatkan lagi pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kukar Drs H Syaukani HR MM mengajak Ketua PA Tenggarong yang baru untuk segera mengkonsolidasikan dalam gerak laju pembangunan di Kukar. "Para pejabat di Kukar sangat menentukan percepatan dan kualitas pembangunan di wilayah ini. Oleh sebab itu, saya mengajak semua pimpinan formal maupun informal yang ada di daerah ini untuk bersama-sama membangun Kukar melalui program Gerbang Dayaku," demikian pesan Bupati Syaukani HR. (joe)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.