KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : Mei 2004

Semarak Malam Grandfinal PPI Kaltim 2004

Suasana Mulawarman Ballroom yang menjadi tempat penyelenggaraan grandfinal PPI Kaltim 2004
Photo:Yanda

KutaiKartanegara.com 24/05/04 01:35 WITA
Grandfinal Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) tingkat Kalimantan Timur tahun 2004 yang berlangsung di Hotel Singgasana Tangga Arung, Tenggarong, Sabtu (22/05) malam, berakhir dengan sukses.

Sukses Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah penyelenggara ajang bergengsi pemilihan puteri terbaik Kaltim ini diiringi pula dengan keberhasilan salah seorang andalannya yakni Desi Fatmasari menyabet gelar Juara I Puteri Indonesia Kaltim 2004.

Desi Fatmasari yang tampil penuh percaya diri kemarin malam berhasil menyisihkan 20 finalis dari 9 kabupaten/kota se-Kaltim. Sementara andalan Kabupaten Kutai Barat yang juga peserta favorit pilihan pembaca Kaltim Post harus puas berada di posisi Runner Up I, disusul Asri Silvia Shorea dari Samarinda sebagai Runner Up II.


Bupati Kukar H Syaukani HR saat menyampaikan sambutannya
Photo: Jaya

Kesemarakan malam grandfinal PPI Kaltim 2004 di Kota Raja Tenggarong ini mulai terasa sejak pukul 19.00 WITA disaat ratusan undangan VIP, para keluarga peserta dan masyarakat kota Tenggarong mulai memadati lobi hotel terbaik di kota Tenggarong tersebut.

Acara grandfinal PPI Kaltim 2004 garapan Kaltim Post bekerjasama dengan Yayasan Puteri Indonesia (YPI) sendiri baru dimulai sekitar pukul 20.30 WITA beberapa saat setelah Bupati Kukar Drs H Syaukani HR MM dan istri memasuki Mulawarman Ballroom. Tari Ganjar Ganjur yang merupakan tarian selamat datang dari Keraton Kutai Kartanegara ing Martadipura dipersembahkan kepada hadirin yang memadati tempat digelarnya grandfinal PPI Kaltim 2004 ini.

Usai bersantap malam, acara dilanjutkan kembali yang diawali dengan laporan Ketua Panitia Noor Awaliah, sambutan pihak Kaltim Post yang diwakili Syafril Teha Noer serta sambutan dari Bupati Kukar Drs H Syaukani HR MM.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kaltim Post selaku penyelenggara ajang PPI Kaltim tahun 2004 di Tenggarong," ujar H Syaukani HR. Bupati Kukar juga menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya kota Tenggarong sebagai tuan rumah penyelenggaraan PPI Kaltim 2004, terutama dalam rangka memperkenalkan potensi-potensi wisata yang ada di daerah ini.


Penampilan finalis PPI Kaltim 2004 dalam busana casual
Photo: Yanda


Sajian Tari Kebersamaan dari LPKK Tenggarong
Photo: Agri

Penampilan 21 Finalis PPI Kaltim 2004
Usai persembahan tari Jepen Rebana oleh kelompok A&R Studio Balikpapan serta penyerahan rangkaian bunga dari istri Bupati Kukar Ny Hj Dayang Kartini Syaukani kepada 11 anggota dewan juri dan tim pembekalan, acara yang ditunggu-tunggu pun tiba. Diiringi musik dance yang menghentak-hentak, 21 finalis PPI Kaltim 2004 tampil dihadapan hadirin dalam busana casual. Riuh rendah penonton pun semakin menghangatkan suasana setiap kali para gadis cantik andalan beberapa daerah di Kaltim tersebut tiba di ujung catwalk.

Usai penampilan dalam busana casual, acara dimeriahkan dengan dua buah persembahan tari yakni tari Kebersamaan dari Lembaga Pembinaan Kebudayaan Kutai (LPKK) Tenggarong dan Tari Tepuk Tangan dari A&R Studio.

Para finalis kemudian kembali tampil ke hadapan penonton dan dewan juri dalam balutan gaun malam yang anggun. Setelah seluruh finalis tampil diatas panggung, dewan juri yang terdiri dari 9 orang meminta waktu untuk melakukan rapat di Batara Room untuk menentukan siapa saja finalis yang layak tampil pada babak 10 besar.

Untuk mengurangi ketegangan sambil menunggu keputusan dewan juri, acara yang dibawakan M Heryuni dari Pemkab Kukar dan Warni dari Hotel Singgasana Tangga Arung ini diisi dengan hiburan dari Pandan Ria Band Tenggarong. Tiga artis dari ibukota yakni Ati Wangi, Imas Marlina dan Sri Murti menghangatkan suasana dengan tembang Cucak Rowo


Para finalis dengan mengenakan gaun malam saat menanti pengumuman siapa saja yang masuk babak 10 Besar
Photo: Yanda

Babak 10 Besar
Setelah dewan juri hadir kembali, seluruh finalis kembali tampil ke atas panggung. Suasana menjadi tegang saat M Heryuni dan Warni membacakan keputusan dewan juri yang berisi 10 nama finalis yang masuk babak 10 besar, tak terkecuali Ny Hj Dayang Kartini. Istri Bupati Kukar tersebut baru tersenyum ceria saat dua puteri asal Kukar yakni Desi Fatmasari dan Agustina masuk babak 10 besar.

Selain dua finalis asal Kukar tersebut, finalis lainnya yang masuk babak 10 besar adalah Chica Z Elizabeth (Kutai Barat), Yulianitha (Penajam Paser Utara), Zefina Lizia (Kubar), Windy Dian (Balikpapan), Asri Silva Shorea (Samarinda), Prisilia C Kamagi (Balikpapan), Yoanita Jesika K (Tarakan) dan Miftahul Jannah (Tarakan).


Dengan ditetapkannya mereka-mereka yang tampil pada babak 10 besar, 11 finalis lain yang tereliminasi kemudian kembali ke belakang panggung. Sementara 10 finalis babak 10 besar tetap bertahan untuk menjawab pertanyaan dari salah seorang juri berdasarkan amplop yang mereka ambil secara acak.


Anggota dewan juri saat mengajukan pertanyaan kepada finalis babak 10 Besar
Photo: Agri

Setelah seluruh finalis babak 10 besar mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari juri, kembali dewan juri meminta waktu untuk melakukan rapat penentuan siapa saja diantara ke 10 finalis yang berhak masuk babak 3 besar.

Sambil menunggu rapat dewan juri, acara disemarakkan dengan peragaan busana kebaya oleh 5 orang mantan Puteri Indonesia Kaltim. Mereka adalah Hetty Samban (Puteri Indonesia Kaltim 2001), May Theresia Simamora (Puteri Indonesia Kaltim 2002), Henny Octavia Goenadi (Puteri Indonesia Kaltim 2003), Tri Purwanti (Puteri Favorit PPI Kaltim 2003) dan Nancy Komalig (Puteri Busana Terbaik PPI Kaltim 2003).

Usai penampilan kelima mantan Puteri Indonesia Kaltim tersebut, artis cantik Ayu Azhari tampil keatas pentas untuk berdialog dengan para peraga busana kebaya tersebut. Selain mewancarai mantan Puteri Indonesia Kaltim, Ayu Azhari sempat didaulat para penonton untuk membawakan sebuah lagu. Dan, tembang Sepanjang Jalan Kenangan pun mengalir merdu dari artis film dan sinetron yang juga presenter infotainment tersebut.


Ayu Azhari saat melakukan tanya-jawab dengan mantan Puteri Indonesia Kaltim 2001, Hetty Samban
Photo: Jaya

Pembagian Puteri Atribut dan Babak Tiga Besar
Usai penampilan Ayu Azhari, 21 finalis kembali tampil anggun dengan memperagakan busana malam koleksi Imagine Boutique. Setelah seluruh peserta berjejer diatas panggung, 4 orang mantan Puteri Indonesia Kaltim berkesempatan untuk memasangkan atribut kepada beberapa peserta yang berhak  menyandang Puteri Atribut yang terdiri dari Puteri Persahabatan, Puteri Favorit, Puteri Berpotensi dan Berbakat serta Puteri Fotogenik.

Gelar Puteri Persahabatan diraih oleh Viera Fitani (Bontang), sementara Puteri Favorit pilihan pembaca Kaltim Post diraih Chicha Z Elizabeth (Kutai Barat), Puteri Berpotensi dan Berbakat diberikan kepada Prisilia C Kamagi (Balikpapan), sedangkan predikat Puteri Fotogenik diraih Miftahul Jannah (Tarakan).


Chicha, Desi dan Asri yang berhasil masuk babak 3 Besar
Photo: Jaya

Suasana kembali menjadi tegang saat mulai diumumkan tiga finalis yang masuk babak 3 besar. Mereka adalah Chicha Z Elizabeth (Kutai Barat), Desi Fatmasari (Kukar) dan Asri Silva Shorea (Samarinda). Gemuruh tepuk tangan dan histeria penonton Tenggarong membahana seantero Mulawarman Ballroom saat Desi Fatmasari dinyatakan masuk babak tiga besar.

Dengan hasil tersebut, 7 finalis babak 10 besar harus tereliminasi dan meninggalkan panggung. Ketegangan terus menyelimuti penonton saat 3 finalis babak 3 besar harus menjawab sebuah pertanyaan yang sama dari juri kehormatan malam itu yang tak lain adalah Bupati Kukar H Syaukani HR.

Sebelum Bupati Syaukani mengajukan pertanyaan kepada Chicha, dua finalis yakni Desi Fatmasari dan Asri Silva Shorea harus ke belakang panggung agar tidak mendengar pertanyaan dari orang nomor satu di Kukar tersebut.


Chicha Z Elizabeth, Puteri Favorit PPI Kaltim 2004 yang mendapat kesempatan pertama menjawab pertanyaan Bupati Kukar
Photo: Yanda

"Kita sebentar lagi akan menghadapi Pemilu tahap kedua untuk memilih Presiden. Seandainya anda terpilih sebagai pemimpin negara, program apa yang akan menjadi prioritas anda?" tanya H Syaukani HR yang juga Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) tersebut. Chicha pun menjawab dengan cukup meyakinkan sehingga mendapat aplaus meriah dari para pendukungnya yang datang khusus ke Tenggarong.

Selain pertanyaan tentang program yang diprioritaskan jika finalis PPI Kaltim 2004 tersebut terpilih sebagai Presiden, Bupati Syaukani juga mengajukan pertanyaan kedua yang lebih sederhana yakni apakah nama pulau ditengah sungai Mahakam di kota Tenggarong yang saat ini dikembangkan sebagai obyek wisata domestik. Dengan mudah Chicha menjawab obyek wisata tersebut adalah Pulau Kumala.

grandfinalppi15.jpg (13008 bytes)
Desi Fatmasari saat menjawab pertanyaan tambahan dari Bupati Kukar mengenai Gerbang Dayaku
Photo: Yanda

Desi Fatmasari 'Tantang' Syaukani
Saat giliran jatuh kepada Desi Fatmasari, Bupati Syaukani kembali mengajukan dua pertanyaan yang sama dan dijawab dengan penuh percaya diri oleh puteri asal Kukar tersebut. Bahkan usai menjawab pertanyaan mudah mengenai obyek wisata Pulau Kumala, dengan tersenyum Desi menawarkan kepada sang Bupati apakah ingin menanya soal Gerbang Dayaku? Seketika suasana Mulawarman Ballroom menjadi bergemuruh oleh sambutan penonton dengan adanya 'tantangan' pertanyaan tambahan dari Desi tersebut.

Bupati Syaukani selaku konseptor Gerbang Dayaku yang merasa tertantang akhirnya menambahkan pertanyaan khusus bagi Desi Fatmasari. "Anda sebagai warga Kukar, coba sebutkan apa kepanjangan dari Gerbang Dayaku?" tanya Syaukani.

"Gerbang Dayaku adalah singkatan dari Gerakan Pengembangan dan Pemberdayaan Kutai atau dalam bahasa Inggrisnya adalah The Movement for Development and Empowerment of Kutai Kartanegara," ujar Desi dengan lemah lembut dan disambut aplaus meriah para penonton.


Finalis asal Samarinda, Asri Silva Shorea, ketika menjawab pertanyaan dari Bupati H Syaukani HR
Photo: Yanda

Bupati Syaukani lalu menanyakan tiga sektor utama yang diprioritaskan melalui Gerbang Dayaku. Dengan lancar dan penuh percaya diri Desi menjawab yakni pembangunan infrastruktur, ekonomi dan sumber daya manusia. Riuh rendah para pendukung Desi membahana atas jawaban yang diberikan mahasiswi Semester VI Jurusan Teknik Arsitektur ITN Malang tersebut.

Sama halnya dengan Chicha dan Desi, puteri andalan kota Samarinda Asri Silva Shorea juga mendapat pertanyaan serupa dari Bupati Kukar. Dengan lancar Asri yang masih duduk di bangku kelas 2 SMU tersebut menjawab pertanyaan H Syaukani HR.

"Jika saya terpilih sebagai Presiden, salah satu program yang menjadi prioritas saya adalah pengentasan masalah korupsi," tegas Asri yang disambut meriah seluruh penonton.

Usai menjawab seluruh pertanyaan juri kehormatan, dewan juri kembali bersidang untuk menentukan siapa yang berhak menyandang predikat Juara I atau Puteri Indonesia Kaltim 2004 yang akan membela nama Kaltim pada ajang PPI tingkat Nasional pada Juli mendatang.


Persembahan permainan perkusi dari ibu-ibu anggota IIDI Balikpapan turut menyemarakkan malam grandfinal PPI Kaltim 2004 di Tenggarong
Photo: Jaya

Puteri Kukar Wakili Kaltim
Sambil menunggu tibanya pengumuman, acara disemarakkan dengan penampilan Seskab Kukar H Eddy Subandi dan Kadis Pertambangan Kukar HAR Haryanto Bachroel yang masing-masing membawakan satu buah lagu.

Menjelang pengumuman sang juara PPI Kaltim 2004, 5 orang ibu-ibu anggota Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Balikpapan beraksi mempersembahkan permainan perkusi. Menjelang akhir permainan perkusi dari para istri dokter tersebut, 21 finalis memasuki kembali panggung PPI Kaltim 2004.

Yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Dengan berdebar-debar para penonton dan para finalis babak 3 besar mendengarkan pengumuman siapa yang akan menjadi juara pada ajang PPI tingkat Kaltim tahun ini.

Gelar Runner Up II merupakan yang pertama kali diumumkan, dan Asri Silva Shorea dari kota Samarinda terpilih sebagai peraih predikat tersebut. Seskab Kukar H Eddy Subandi dan istri berkesempatan untuk menyerahkan rangkaian bunga, mahkota dan tropi kepada gadis belia yang jangkung tersebut.


Pada saat penentuan Juara I, Puteri Indonesia Kaltim tahun 2003 Henny Octavia Goenadi tampil keatas pentas dengan membawa tongkat Puteri Indonesia. Suasana menjadi tegang saat Henny mengitari dua finalis yakni Chicha dan Desi. Dan suasana tiba-tiba berubah menjadi gaduh oleh tepuk tangan dan histeria massa saat Henny menyerahkan tongkat tersebut kepada Desi Fatmasari!


Ny Hj Dayang Kartini Syaukani memasang mahkota Puteri Indonesia Kaltim kepada Desi Fatmasari
Photo:Jaya


Bupati Kukar dan istri saat menyerahkan karangan bunga kepada Puteri Indonesia 2004, Desi Fatmasari
Photo:Yanda

Istri Bupati Kukar Hj Dayang Kartini yang semula tegang seketika mejadi ceria atas keberhasilan puteri Kukar meraih gelar bergengsi puteri terbaik Kaltim tahun ini. Bupati Kukar dan isteri kemudian tampil keatas pentas untuk memasangkan mahkota, tropi serta karangan bunga kepada Chicha sebagai Runner Up I dan Desi Fatmasari sebagai Puteri Indonesia Kaltim 2004.

Desi Fatmasari yang berhasil mengharumkan nama Kukar di ajang PPI Kaltim 2004 ini dengan tersenyum bahagia menerima ucapan selamat dari Ny Hj Dayang Kartini dan Bupati H Syaukani HR serta para rekan sesama finalis.

Desi Fatmasari kini tak lagi hanya membawa nama Kukar, melainkan juga nama harum provinsi Kalimantan Timur ke tingkat nasional, tepatnya pada ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2004 tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Juli mendatang. Selamat dan Sukses, Desi! (win/jay/nop)

 


Desi Fatmasari (tengah) diapit kedua Runner Up, anggota dewan juri dan panitia PPI Kaltim 2004
Photo:Jaya

Tim Liputan:
Jaya Miharja N, M. Agri Winata, Nopianda

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.