KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : September 2004

Diblokir Warga Kertabuana, Karyawan PT Kitadin Unjuk Rasa ke DPRD

Para pekerja PT Kitadin menduduki teras gedung DPRD Kukar sambil menanti pertemuan antara wakil pengunjukrasa dengan Ketua DPRD H Bachtiar Effendi
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com 23/09/04 15:17 WITA
Ratusan karyawan perusahaan tambang batubara PT Kitadin yang beroperasi di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melakukan aksi damai dengan mendatangi gedung DPRD Kukar di Tenggarong, Rabu (21/09) kemarin, dan bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi BcHK.

Para pekerja perusahaan tambang yang mencapai kurang lebih 500 orang tersebut mendatangi anggota dewan untuk menyampaikan keluhan mereka mengenai pemblokiran akses jalan ke dan dari lokasi areal tambang utama oleh masyarakat setempat sebagai buntut kekecewaan warga terhadap ganti rugi lahan oleh PT Kitadin.

Menurut salah seorang wakil pengunjukrasa, Tjatur P, pemblokiran akses jalan ini sudah berlangsung cukup lama yaitu sejak tanggal 9 September 2004 yang lalu. "Praktis kami dari berbagai profesi seperti sopir angkutan batubara, penambang, operator dan teknisi alat berat serta sebagian staf administrasi tidak dapat bekerja," ujar Tjatur.

Sedang para buruh ini pendapatannya berdasarkan frekwensi kerja yang nilainya sangat lumayan. Yang jelas hampir semua kegiatan operasional PT Kitadin lumpuh akibat pemblokiran jalan oleh warga Desa Kertabuana L4 tersebut. Dengan demikian, lanjut Tjatur, akibat pemblokiran akses jalan ini pendapatan buruh menjadi menurun, sementara untuk menutupi biaya hidup sehari-hari keluarga harus dipenuhi.


Suasana halaman gedung DPRD Kukar turut diduduki sebagian pengunjukrasa

Photo: Yanda

"Sudah penghasilan kami sebagai buruh tidak seberapa ditambah lagi adanya pemblokiran ini membuat kami semakin sengsara," ujarnya.

Menurut keterangan yang dihimpun KutaiKartanegara.com, pemblokiran akses jalan ke dan dari lokasi tambang batubara PT Kitadin ini akibat kekesalan warga setempat yang menilai PT Kitadin ingkar janji dalam memberikan ganti rugi pembebasan lahan milik warga yang memiliki potensi tambang batubara.

Sumber lain juga menyebutkan ganti rugi lahan oleh perusahaan tidak seragam nilainya yaitu nilai harga yang ditetapkan pada satu lahan berbeda jauh pada lahan yang lain. Padahal lahan-lahan yang mendapatkan ganti rugi tersebut dalam suatu areal lokasi yang akan ditambang pihak PT Kitadin.

Rumitnya permasalahan yang sedang dihadapi buruh tambang ini membuat Ketua DPRD Kukar H Bahtiar Effendi BcHk memutuskan untuk melanjutkan pertemuan pada hari ini.

"Besok (hari ini) akan kita satu mejakan antara pihak warga yang memblokir jalan dengan PT Kitadin dan buruh serta dinas instansi terkait lainnya. Sebagai salah satu solusi untuk mengetahui subtansi permasalahan secara komprehensif diantara pihak yang bertikai," demikian katanya.

Kendati aksi unjuk rasa para buruh tambang ini dilakukan secara damai dan tertib namun pihak Polres Kutai Tenggarong tetap mewaspadai dengan menurunkan 50 personil dari satuan tugas Shabara untuk pengamanan aksi unjukrasa ini. (joe/nop)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.