KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info "Odah Etam" Kutai Kartanegara

VICO Indonesia Gelar Abatisasi Massal

Syaiful Rachman saat menyerahkan secara simbolis bubuk abate kepada Rohaya Ganie
mewakili Pemerintah Kecamatan Muara Badak disaksikan dr Hoopmen (kiri) dari Puskesmas Muara Badak  dan dr Iwan G Tanihatu (kanan) dari VICO Indonesia
Photo: VICO Indonesia / Bastian

KutaiKartanegara.com 21/01/04 12:10 WITA
Wabah demam berdarah (DB) saat ini tengah melanda Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut laporan dr Hoopmen Sinaga dan Khairil Anwar dari Puskesmas Muara badak, tercatat satu orang warga RT 24 Desa Badak Baru meninggal dunia akibat serangan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Untuk mencegah semakin meluasnya wabah demam berdarah, VICO Indonesia kembali menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kecamatan Muara Badak melalui Program Abatisasi yang dilaksanakan di Gedung PKK Desa Muara Badak Ilir, Selasa (20/01) kemarin.

Menurut Syaiful Rachman, Senior Manager External Affairs VICO Indonesia, program abatisasi massal ini merupakan langkah proaktif dari VICO Indonesia untuk ikut serta dalam penanggulangan penyakit menular sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

"Program ini merupakan salah satu implementasi dari program Community Development VICO dalam bidang kesehatan untuk meningkatakan derajat kesehatan masyarakat. Suatu bukti bahwa VICO Indonesia tetap konsisten pada komitmen terhadap kondisi yang ada di masyarakat sekitar," ujar Syaiful Rachman.


Syaiful Rachman didampingi
staf Kecamatan Muara Badak saat menaburkan bubuk abate kedalam drum
milik warga di Desa Muara Badak Ilir

Photo: VICO Indonesia / Bastian

Acara pembagian bubuk abate ditandai dengan penyerahan bubuk abate secara simbolis kepada pemerintah kecamatan Muara Badak yang selanjutnya diserahkan kepada masyarakat melalui RT di masing-masing wilayah yang ada di Muara Badak.

Tampak hadir pada acara tersebut adalah para ketua RT dan Kepala Desa di Muara Badak, juga dari manajemen VICO Indonesia diantaranya Manager External & Community Development Surya Safari, dr Iwan G Tanihatu, manager Field Health dr Hoopmen, staf Puskesmas Muara badak serta tokoh masyarakat dan pemuda.

Sementara itu Uun Harun Soleh, Community Development Supt yang juga Ketua Pelaksana mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari program tahun lalu yang dimulai sehari menjelang Hari raya Idul Fitri pada tahun 2003.

"Untuk pengadaan bubuk abate, kami berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Muara Badak. Sebenarnya bubuk abate sudah kami pesan beberapa bulan yang lalu, namun karena di Kaltim belum juga tersedia terpaksa harus dipesan dari Jawa Timur," ujar Uun Harun Soleh.

Disamping itu, tambah Uun, kendala lainnya adalah masalah transportasi serta pengemasannya yang mana setiap 1 kaleng bubuk abate dikemas menjadi 6 ribu bungkus plastic kecil sehingga prosesnya sedikit lebih lama.

Dari 88 RT yang tersebar di 5 desa yakni Desa Muara badak Ilir, Muara Badak Ulu, Tanjung Limau, Saliki dan Salo Palai, hanya sepertiga undangan yang dapat hadir akibat hujan lebat yang mengguyur Muara Badak sejak Senin (19/01) malam hingga acara selesai.

Namun untuk tetap menjamin pendistribusian bubuk abate tersebut, pihak VICO Indonesia langsung mengantarkan ke masing-masing desa untuk dibagikan kepada warganya usai acara kemarin. (win)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001, 2002 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.