KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : Agustus 2004

Gentayangan TPI Siarkan Langsung UKA-UKA dari Tenggarong

Ribuan warga Tenggarong tampak antusias untuk menyaksikan langsung program Gentayangan melalui layar raksasa yang telah disediakan
Photo
: Agri

KutaiKartanegara.com 20/08/04 08:55 WITA
Museum Mulawarman yang merupakan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura ternyata menarik perhatian tim Gentayangan TPI (Televisi Pendidikan Indonesia) untuk menggelar UKA-UKA (Uji Keberanian dan Uji Kebenaran) yang disiarkan secara langsung selama 2 jam, Kamis (19/08) malam.

Uniknya, walau program ini ditayangkan langsung melalui TPI namun ribuan masyarakat Tenggarong tumpah-ruah memadati halaman belakang Kedaton Kutai Kartanegara ing Martadipura, untuk menyaksikan sendiri kerja para awak Gentayangan, terutama untuk melihat langsung sang pembawa acara yakni aktor Toro Margens bersama rekannya Ismail Syahif.

Sebuah layar raksasa pun disiapkan agar masyarakat dapat menyaksikan program Gentayangan tersebut. Selain masyarakat biasa, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Drs H Samsuri Aspar MM dan beberapa anggota DPRD Kukar pun turut menyaksikan acara ini melalui TV besar yang telah disediakan.

Gentayangan sendiri merupakan salah satu program reality show unggulan TPI yang mengangkat misteri alam gaib. Dan UKA-UKA sendiri merupakan bagian dari program Gentayangan yang selalu ditunggu-tunggu jutaan pemirsa tanah air dimana pada acara ini para pemirsa dapat menyaksikan tingkah laku seorang peserta UKA-UKA yang ditinggal sendirian pada suatu tempat yang dikenal sangat angker dan menyeramkan. Terkadang fenomena gaib dapat tertangkap oleh kamera biasa dan kamera nightshot yang dipasang kru Gentayangan.


Toro Margens, sang pembawa acara Gentayangan saat dirias oleh salah seorang kru
Photo: Agri


Toro Margens berdialog dengan Wakil Bupati Kukar H Samsuri Aspar sebelum siaran langsung Gentayangan
Photo: Agri

Khusus Gentayangan episode Kerajaan Kutai Kartanegara kali ini, tempat digelarnya UKA-UKA berada di ruang bawah tanah Museum Mulawarman yang berisi koleksi keramik-keramik kuno.

Tepat pukul 22.00 WITA, tayangan langsung Genta-yangan episode Kerajaan Kutai Kartanegara pun dimulai. Setelah diawali dengan prolog dan komentar para saksi termasuk Sultan Kutai Kartanegara H Adji Mohd Salehoeddin II, Ismail Syahif didampingi praktisi supranatural dari Tenggarong yakni Aji Raden Arsil mengantarkan peserta pertama yang bernama Deshinta.

Deshinta sendiri hanya mampu bertahan selama kurang lebih 30 menit dan menyerah setelah mendapat 'gangguan'. Tim Gentayangan kemudian mengganti Deshinta dengan peserta kedua bernama Budi Ismail. Peserta kedua mampu mampu bertahan lebih dari 30 menit dan sengaja dijemput oleh tim Gentayangan setelah menangkap keanehan pada tingkah laku Budi Ismail.

Kepada Ismail Syahif, Budi mengaku bahwa dirinya menangkap fenomena-fenomena gaib saat berada sendirian di ruang bawah tanah Keraton tersebut. Tim Gentayangan kemudian mengantar peserta ketiga bernama Ulfa Sri Wahyuni. Sayangnya, program Gentayangan telah berjalan selama 2 jam, sehingga pemirsa tak dapat menyaksikan perilaku gadis tersebut selama berada di ruang bawah tanah.

Sebelum menutup program tersebut, Toro Margens yang mengenakan rompi suku Dayak lengkap dengan belukoq (topi khas suku Dayak Kenyah-red) tersebut berjanji akan menayangkan secara tunda aktivitas peserta ketiga UKA-UKA ini pada tayangan Gentayangan episode mendatang. (win)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.