KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info "Odah Etam" Kutai Kartanegara

Silaturahmi VICO Indonesia dengan Wartawan

Pemaparan dari VICO Indonesia yang disaksikan para wartawan lokal dan nasional
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com 17/03/04 10:44 WITA
Untuk meningkatkan si-laturahmi dan mengenal lebih dekat keberadaan VICO Indonesia, perusahaan migas yang beroperasi di Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut kemarin (16/03) mengajak sekitar 20 wartawan media massa lokal dan nasional untuk meninjau langsung ke lapangan terhadap aktivitas VICO Indonesia dalam pengelolaan lingkungan, rehabilitasi lahan dan community development.

Dalam sambutannya, Manajemen VICO Indonesia melalui Senior Manager General Affairs Syaiful Rachman berharap agar melalui press gathering tersebut dapat meningkatkan silaturahmi dan menjalin komunikasi yang lebih baik lagi.


Sumur gas pertama yang dieksplorasi VICO Indonesia (dulu HUFFCO) di Lapangan Badak I pada tahun 1972
Photo: Agri

"Mohon jika ada masukan yang positif maupun negatif dapat disampaikan kepada kami, karena kami bukanlah sesuatu yang sempurna, sehingga dengan demikian perbaikan-perbaikan dapat segera kami lakukan," kata Syaiful Rachman.

Sebelum meninjau lapangan, External Relations & Community Development Manager Surya Safari, terlebih dahulu memaparkan profil VICO Indonesia. Dilanjutkan pemaparan mengenai Sistem Pengelolaan Lingkungan oleh Environmental Engineer Tangkas Siahaan, mengenai Program Rehabilitasi Lahan VICO Indonesia oleh Superintendent Project Execution Bernardus A Warsito serta pemaparan mengenai Community Development 2003-2004 oleh Uun Harun Saleh.


Para wartawan saat meninjau unit pengolahan limbah VICO Indonesia
Photo: Agri

Setelah menyimak pemaparan dengan diiringi tanya-jawab yang cukup hangat, para wartawan melakukan peninjauan lapangan selama dua jam lebih yang dipandu langsung oleh Rudi H Marbun, Uun Harun Saleh, Bastian dan Irwan.

Kunjungan dimulai dari lapangan Badak 1 yang merupakan sebuah sumur eksplorasi gas pertama dan berdiri pada 1972. Menurut Rudi H Marbun, saat ini VICO Indonesia telah memiliki 500 sumur eksplorasi yang tersebar di 4 lapangan produksi yakni Badak, Nilam, Mutiara dan Semberah.

"Selanjutnya gas yang kami hasilkan dipasok ke Bontang melalui pipa-pipa gas untuk diolah menjadi LNG (Liquid Natural Gas) atau LPG (Liquid Petroleum Gas), kemudian dipasarkan ke dalam dan luar negeri," kata Rudi H Marbun.

Usai dari Lapangan Badak 1, wartawan melakukan peninjauan terhadap dua dari sekian banyak proyek community development yang telah dilakukan VICO Indonesia bagi masyarakat Muara Badak yakni pembangunan gedung SDN 015 Muara Badak yang kini telah ditetapkan sebagai salah satu sekolah unggulan di Kukar serta proyek pembuatan jalan menuju Kelompok Tani Wono Waluyo di desa Muara Badak Ulu.

Dikatakan oleh Uun Harun Saleh, atas kontribusinya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar yang dinilai berhasil oleh Pemerintah Pusat, VICO Indonesia bersama dua perusahaan lainnya menerima penghargaan PADMA Community Development tahun 2003 yang diserahkan langsung oleh Presien RI Megawati Soekarnoputri. (win/nop)


Salah seorang petugas sedang menyebarkan nutrisi/pupuk diatas tanah bekas galian yang tercemar minyak
Photo: Yanda

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.