KutaiKartanegara.com

Find:  

Arsip berita

ARSIP BERITA KUTAIKARTANEGARA.com

 

Info Odah Etam : Mei 2004

Dana Perimbangan Turun Pertengahan Mei, Triwulan I Hanya Rp 279 M

KutaiKartanegara.com 01/05/04 22:55 WITA
Walau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah ditetapkan sebesar Rp 2,94 trilyun, namun daerah ini hanya akan menerima dana perimbangan triwulan I sebesar Rp 279 milyar yang diperkirakan akan turun pada pertengahan bulan Mei ini.

Dikatakan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Kukar Drs Abidinsyah Kadrie MM bahwa pada Triwulan I ini Kukar hanya akan menerima dana perimbangan sebesar Rp 279.647.991.693 yang berarti mengalami penurunan dibanding triwulan I tahun 2003 yang pada waktu itu mencapai lebih dari Rp 400 milyar.

"Menurut informasi yang saya terima, penurunan ini akibat fluktuasi harga minyak di pasaran dunia yang cenderung menurun sehingga dalam penghitungan antara pemerintah pusat dengan tim ahli serta pemerintah daerah se-Indonesia berdampak besar pada penurunan dibanding tahun sebelumnya," kata Abidinsyah Kadrie.

Sementara itu, menurut Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi seperti yang dikutip dari harian Samarinda Pos bahwa dana sebesar Rp 279 milyar tersebut masih belum cukup untuk membayar hutang proyek Pemkab Kukar. "Dari pembahasan anggaran di legislatif beberapa waktu lalu, diketahui hutang proyek yang harus diselesaikan mencapai triliunan rupiah," ujar H Bachtiar Effendi.

Senada dengan Bachtiar, salah seorang anggota tim anggaran DPRD Kukar Drs HM Irkham menyatakan panjar dana perimbangan yang akan diterima Kukar pertengahan Mei ini terlalu kecil dan tak sesuai dengan beban yang disandang Kukar.

Ia menduga kecilnya angka triwulan I ini sengaja diberikan pusat agar kesannya terhadap daerah yang menjalankan otonomi terlihat invalid atau tak mampu membiayai keperluan otonomi daerahnya.

"Idealnya perimbangan untuk triwulan I tersebut sama sebagaimana diterima tahun lalu, yakni sekitar Rp 450 miliar. Apalagi APBD Kukar sudah jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya," ujar Irkham seraya menambahkan alasan pemerintah pusat yang menyatakan kecilnya dana perimbangan akibat turunnya harga minyak terlalu mengada-ada. (win)

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Affiliate with oto.co.id

--- Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak ---

Best viewed with Microsoft Internet Explorer 5.0 or higher with 800x600 screen resolution.
Copyright 2001-2004 KutaiKartanegara.com - All Rights Reserved.